Tuesday, 30 June 2015

Bullying = Pembunuhan Karakter



Sekarang ini semakin banyak aksi bully yang terjadi baik itu ditingkat sekolah, kampus, kantor ataupun di lingkungan  masyarakat. Lantas apa sih bullying itu? Bullying berasala dari kata bully yang mengandung arti “ancaman” yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang terhadap orang lain ( yang umumnya lebih lemah atau rendah dari pelaku, ataupun kebencian pelaku terhadap orang tersebut (korban bully)), dilakukan lewat kata-kata ataupun kontak fisik yang menimbulkan gangguan psikis bagi korbannya. Tindakan bullying sendiri merupakan tindakan pembunuhan karakter seseorang dan pelaku bullying adalah seorang pembunuh “Karakter”.
Kasar emang aku menyebutkan si pembully itu pembunuh “Karakter”, orang-orang yang merasa dirinya hebat menindas, menyakiti baik perbuatan maupun perkataan terhadap orang-orang yang dianggapnya lemah, orang-orang yang dibencinya dan pantas mendapatkan aksi kejahatannya. Menyakitkan memang mendapat perlakuan buruk dari orang-orang yang menganggap dirinya “Hebat” atau mungkin”paling hebat”. Saat melihat sasarannya muncul di hadapannya mereka sengaja berkata buruk tentang si yang muncul itu dengan harapan orang yang mereka tuju itu mendengar perkataan mereka atau yang lebih parah melalukan kontak fisik sambil sambil berkata kasar hingga makian pun tak sanggup untuk mereka tahan lagi. Pelaku bullying biasa merasa bahwa aksinya itu merupakan kesenangan ataupun hiburan baginya maupun orang lain, si pelaku bully adalah orang yang egois,dia tidak menyadari bahwa aksinya tersebut berdampak buruk bagi kehidupan si korban bully, dan si pelaku bully juga tidak menyadari bahwa dirinya adalah seorang pembunuh, pembunuh “ karakter”.
bagaimana dia (pelaku bully) menjadi pembunuh? Korban bully yang tadinya berkepribadian ceria, mempunyai kepercayaan diri, senang bersosialisasi berubah seketika setalah mendapat aksi bully (terus menerus) entah itu dari temannya ataupun orang lain, berubah kepribadian menjadi, pendiam, pemurung, tak percaya diri merasa takut dan khawatir dalam bersosialisasi, takut di bully atau di kucilkan dari lingkungan sosial, dan yang membuat si korban seperti ini adalah si pelaku bully, si pelaku telah merusak dan membunuh karakter asli dari si korban dan membuat korban mengalami gangguan psikis seperti stress yang muncul dalam bentuk fisik maupun psikis atau keduanya ; misalnya susah makan, sakit fisik, ketakutan, rendah diri, depresi, cemas dan lainya. Sebenarnya ada hal lain yang dirasakan oleh si korban bully  yakni perasaaan marah dan kesal, merasa malu kecewa pada diri sendiri, bahkan menyalahkan diri sendiri dan selalu bertanya dalam hati kenapa harus aku yang menjadi korban? Dan berharap tindakan yang dialami cepat berakhir dan korban bully kebanyakan tak sanggup menyelasaikan permasalahan yang terjadi dan cendrung membiarkan itu semua terjadi dan tak berani meminta bantuan orang lain/ orang terdekat untuk keluar dari tindakan bullying tersebut,itu sudah pasti dirasakan oleh si korban bully.
Tindakan bullying yang dialami oleh si korban bully dapat berupa tindakan langsung seperti menyakiti, mengancam atau menjelek-jelekan korban. Sementra tindakan tidak langsung berupa menghasut, mendiamkan atau mengucilkan korban. Tujuan dari bullying yang dilakukan oleh pelaku bully tidak lain adalah untuk “menekan” korban atau sekedar bahan hiburan guna mendapatkan kepuasan dari aksinya tersebut.
Dari sisi korban bullying, aku akan bercerita tentang korban bullying karena aku sendiri adalah korban bully. Aku mengalami tindakan bully dimulai saat aku beranjak memasuki usia sekolah yakni usia 4 tahun saat di TK, waktu itu jam istirahat aku sedang bersama kedua teman dekatku saat di TK dulu, tiba-tiba seorang anak perempuan berambut panjang nan cantik menghampiri kami bertiga yang sedang asyik bermain, seketika mendorong ku sampai terjatuh dan membuat kakiku berdarah dan seakan memarahiku, aku bingung dengan kejadian tersebut dia bukan sosok yang aku kenal, dan aku belum pernah berurusan dengannya waktu itu, itu awal mula aku berurusan dengannya dan itulah awal mula aku mendapat tindakan bullying. 
Dan dari semua tidakan bullyan yang aku alami yang paling- paling menyakitkan dan membuat traumatik, takut, cemas, rendah diri dan menjadi khawatir dalam bersosialisasi tersendiri adalah disaat aku duduk di bangku SMP, baru bersekolah beberapa bulan sudah ada yang tak menyukaiku itu bukan datang dari kaum hawa melainkan kaum adam sekelompok anak yang berada di kelas unggulan saat itu seakan menembaki peluru keatas langit sebagai tanda bullyan dimulai ketika bertemu dengan ku, mereka berkata buruk tentang diriku bahkan berkata menusuk hati dan menyebar hal-hal buruk tentang ku kepada teman- teman sekelas/orang-orang yang mereka kenal. Sekelompok anak2 unggulan (berbeda kelas denganku,walau kelasaku termasuk dalam kelas unggulan juga sih)   tersebut awalnya aku tak mengenal mereka dan tak pernah berinteraksi dengan mereka namun setalah mendapat bullyan mereka hampir 3 tahun bersekolah di SMP tersebut aku jadi tahu namanya karakter mereka dilihat dari jauh dan hingga detik ini, nama dan wajah bahkan tindakan bully yang mereka lakukan terhadapku terekam jelas dalam ingatan dan alasan yang pasti mereka membully ku aku pun tak tahu namun menurutku mereka tak suka dengan sosok(fisik) ku, atas tindakan mereka tersebut semakin membuatku menjadi sosok yang lebih pendiam, penyendiri dan memiliki kecemasan yang berlebihan dalam bergaul.
 Setiap tindakan bullying yang ku alami, ku menanggapinya dengan cuek seolah tindakan itu tak pernah menghampiri kehidupanku, bersikap naif dan seolah tak pernah terjadi merupakan tindakan yang aku ambil guna untuk menguatkan diri untuk bertahan dalam dunia pendidikan, tapi aku tetaplah manusia yang berperasaan sekuat apapun aku mencoba cuek atas tindakan bully tersebut, aku tetaplah  merasakan sakit sebagai efek dari tindakan bully yang menimpa ku, dan ku semakin sadar bahwa ku harus membenahi diri, keluar perlahan dari dampak bully yang terjadi pada diriku. Menjadi pribadi yang percaya diri dan belajar untuk mudah bergaul dengan orang lain. Namun bagaimanapun tindakan bully yang terjadi pada diriku ini adalah tindakan yang salah dan merupakan tindakan untuk membunuh karakter.   
Numun dari semua tindakan bullying yang terjadi pada ku , ku slalu berusaha menjadi pribadi yang percaya diri, berusaha untuk mudah berbaur dengan kelompok sosial, tak takut untuk bertinteraksi deluan dengan orang lain, tak takut untuk mengemukakan pendapat di depan umum , walau terkadang sulit untuk dijalani namun aku harus terus mencobanya agar kekhawatiran dan kecemasan akan di kata-katain, dikucilkan dalam bergaul dilingkungan sosial tak terus menerus melandaku. Karena ku merasa pribadi ku yang sekarang bukanlah pribadi yang sebenarnya, terperangkap dalam kehidupan yang mungkin tak semua orang menginginkannya, kehidupan yang ku alami sebagai akibat dari tindakan bullying yang pernah melanda ku.
 Out the box, dan menjadi pribadi yang baru seakan sulit untuk dijalani karena bayang-bayang kelam yang terjadi sebagai akibat dari tindakan bullying, namun aku harus mencoba itu “out the box”, percaya diri  dan pastinya memohon pertolongan dari ALLAH SWT, Tuhan semesta alam.
SO aku sebagai korban bullying yang merasakan sendiri dampak psikis yang terjadi, meminta kalian para pelaku bullying untuk menSTOP tindakan kalian yang merusak kehidupan dan pribadi seseorang, mungkin kalian (pelaku) bullying mendapat kesenagan atas tindakan kalian namun tidak bagi si korban rasa sakit yang teramat dalam, akan membekas dan sulit untuk dilupakan atau disembuhkan dan dapat mengganggu kesehatan dan psikis mental seorang korban bullying itu sendiri. Kalo kalian tidak ingin di cap sebagai pembunuh “pembunuh karakter” seseorang  maka jangan (coba) membully orang atau yang sedang membully Stop tindakan kalian yang tak berguna itu dan buat orang yang telah bully ku dulu minta maaflah kalian dan mohon ampunan pada sang Pencipta karena telah menzdolimi diriku.
### Jika kalian ingin tahu tentang tindakan bullying dan dampak2 yang terjadi sebagai akibat dari tindakan bullying searching lah di om google semua lengkap tertuang di situ.

No comments:

Post a Comment

Kamulah Yang Terbaik Untuk Ku #4

                                            4.                   Perpustakaan yang Berkesan Kamis pagi nan cerah, saat ke kampus ...